Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro secara resmi meluncurkan logo dan tema peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349 Tahun 2026. Peluncuran ini menjadi awal dari rangkaian perayaan sejarah kabupaten sekaligus penanda momentum penguatan identitas dan arah pembangunan daerah.
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menegaskan bahwa peninggalan sejarah dan nilai-nilai lokal harus senantiasa menjadi pijakan utama dalam membangun daerah. Logo HJB ke-349 bukan sekadar elemen visual pendorong estetika, melainkan simbol kebersamaan, daya saing, serta komitmen transformasi menuju Bojonegoro yang lebih sejahtera.
Pada peringatan tahun ini, Pemkab Bojonegoro mengusung tema resmi:
"Berdaya Saing dan Bertransformasi Menuju Bojonegoro Adil dan Makmur"
Tema tersebut mencerminkan tekad pemerintah daerah bersama seluruh lapisan masyarakat untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui inovasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta percepatan pembangunan ekonomi yang merata dan inklusif.
Logo resmi HJB ke-349 dipilih melalui proses kompetisi desain terbuka. Karya terbaik yang terpilih merupakan buah kreativitas putra daerah, Rahmad Aziz Saputra, warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro.
Visualisasi angka 349 mengusung filosofi mendalam:
Semangat Transformasi & Inovasi: Elemen garis bergelombang melambangkan keluwesan dan kesiapan Bojonegoro dalam merespons tantangan era modern.
Kearifan Lokal & Budaya: Perpaduan motif khas daerah menegaskan akar sejarah Bojonegoro yang tetap terjaga kokoh.
Optimisme & Kemakmuran: Pemilihan warna-warna dinamis memancarkan energi positif untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh warga.
Bupati Setyo Wahono mengajak seluruh jajaran aparatur pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat luas untuk menyemarakkan HJB ke-349 dengan semangat gotong royong. Momentum peringatan ini diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi serta memperkuat kolaborasi dalam membangun Bojonegoro yang lebih maju dan berdaya saing.
|
|
|
|
|
Sangat Puas
0 % |
Puas
0 % |
Cukup Puas
0 % |
Tidak Puas
0 % |